4 Keuntungan Dan Kelemahan Memilih
Firma Sebagai Badan Usaha
Firma
adalah perusahaan yang didirikan oleh dua orang atau lebih dan menjalankan
perusahaan atas nama perusahaan. Dalam persekutuan firma, pada umumnya seluruh
sekutu memiliki kewajiban yang sama diantara para sekutunya, dan seluruh sekutu
juga memiliki tanggung jawab tidak terbatas terhadap utang perusahaan yang
diakibatkan oleh salah satu sekutu dalam firma.
Namun
dapat juga diatur dalam akta pendiriannya bahwa hanya beberapa sekutu saja yang
memiliki kewajiban tertentu yang berbeda dengan sekutu lain dalam sebuah firma.
Firma berbeda karakter dan pertanggungjawabannya dengan Persekutuan
Perdata. Dalam Persekutuan Perdata, tanggung jawab atau kewajiban hukumnya
terbatas pada sekutu yang melakukan perbuatan hukum/transaksi tertentu.
Umumnya
yang menggunakan bentuk persekutuan perdata adalah Jasa Hukum, akuntan atau
jasa lainnya. Misalnya, apabila seorang pengacara menangani suatu perkara dari
Kliennya, maka tanggung jawab terhadap Klien tersebut tidak melekat kepada
kantor hukumnya atau kepada pengacara lainnya yang tidak ikut menangani perkara
tersebut.
Pendirian
Firma dapat dilakukan melalui Akta Notaris. Selanjutnya akta pendirian firma
tersebut didaftarkan di Panitera Pengadilan setempat hingga diumumkan di
Tambahan Berita Negara.
Kepemimpinan
firma berada sepenuhnya di tangan para pemilik sekaligus bertanggung jawab
terhadap segala resiko yang mungkin timbul, seperti masalah utang piutang. Modal firma diperoleh dari mereka yang terlibat dalam
firma dan besarnya tergantung kesepakatan dari para pihak yang terlibat.
Keuntungan dengan pendirian perusahaan dalam bentuk firma
antara lain:
- Untuk mendirikan firma relatif mudah, tidak memerlukan persyaratan yang berat. Namun jika dibandingkan dengan perusahaan perseorangan pendirian firma sedikit lebih berat, karena firma memerlukan kesepakatan para pendiri firma tersebut;
- Lebih mudah memperoleh modal, karena pihak perbankan lebih mempercayainya. Apalagi jika firma tersebut didirikan dengan akta notaris;
- Peraturan pemerintah yang mengatur tentang firma juga tidak terlalu banyak;
- Lebih mudah berkembang karena dipegang lebih dari satu orang, sehingga lebih terbuka terhadap berbagai pendapat atau kritikan untuk kemajuan usaha.
Adapun kelemahan jika memilih perusahaan dalam bentuk badan
usaha Firma adalah:
- Pemilik firma memiliki tanggung jawab yang tidak terbatas atas utang yang dimilikinya;
- Apabila salah satu pihak pemilik firma meninggal dunia atau mengundurkan diri, maka akan mengancam kelangsungan hidup perusahaan;
- Kesulitan dalam peralihan kepemimpinan dapat terjadi, karena berbagai kepentingan para pihak yang terlibat dan juga sering menyebabkan terjadinya konflik kepentingan, sehingga dapat mengancam kemajuan usahanya;
- Kesulitan dalam menghimpun dana untuk jumlah besar, serta mengikuti tender dalam jumlah tertentu.
0 komentar:
Post a Comment